Tanda Koma Atas Disebut Apa? Kenali Perbedaannya dengan Tanda Koma Biasa

4 Min Read
Tips Menggunakan Metafora dalam Komunikasi dan Menulis (Ilustrasi)

Banyak orang menyebut simbol (’) sebagai tanda koma atas. Padahal, secara teknis dalam dunia bahasa dan tipografi, tanda ini bukan tanda koma, melainkan apostrof.

Kesalahan penyebutan dan pemakaian apostrof sering menyebabkan tulisan terlihat tidak profesional, terutama pada karya tulis ilmiah, buku, artikel SEO, hingga konten media sosial.

Artikel ini akan membantu Anda:

  • Memahami apa sebenarnya tanda koma atas itu.
  • Mengetahui perbedaan teknis apostrof dengan koma biasa.
  • Menghindari kesalahan paling umum.
  • Menguasai cara penggunaan yang benar melalui panduan langkah demi langkah.

Apa Nama Resmi Tanda Koma Atas?

Definisi Teknis yang Mudah Dikutip

Tanda koma atas disebut apostrof (’), yaitu tanda baca yang digunakan untuk menunjukkan penghilangan huruf, kepemilikan, atau pembentukan bentuk singkat dalam suatu bahasa.

Dalam Bahasa Indonesia, istilah baku yang digunakan oleh PUEBI adalah apostrof, bukan koma atas.

Perbedaan Apostrof dengan Tanda Koma Biasa

Aspek PerbandinganApostrof (’)Tanda Koma (,)
PosisiDi atas baris hurufDi bawah baris huruf
Fungsi utamaMenandai penghilangan huruf atau singkatanMemisahkan unsur kalimat
Nama resmiApostrofKoma
Contoh’kan, tak ’kanSaya membeli buku, pulpen, dan pensil.

Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi

Sudut pandang unik yang jarang dibahas:
Sebagian besar kesalahan apostrof bukan karena tidak tahu aturannya, tapi karena pengaruh keyboard dan kebiasaan chat informal.

Contoh salah yang sering dianggap benar:

  • Tidak akan ditulis: tidak,kan
  • Akan disingkat jadi: ,kan
  • ✅ Yang benar: ’kan

Fungsi Apostrof dalam Bahasa Indonesia

Menurut kaidah PUEBI, apostrof digunakan untuk:

  1. Menunjukkan penghilangan huruf
    • aku’ku
    • akan’kan
  2. Menuliskan bentuk singkatan dalam percakapan
    • tidak akantak ’kan
  3. Menunjukkan unsur kata yang dihilangkan
    • sudah’dah

Panduan Langkah demi Langkah Menggunakan Apostrof dengan Benar

Langkah 1 – Tentukan Apakah Ada Huruf yang Dihilangkan

Tanya pada diri sendiri:

Apakah kata ini sebenarnya berasal dari kata lain yang dipersingkat?

Jika iya, kemungkinan besar Anda butuh apostrof.

Langkah 2 – Letakkan Apostrof di Posisi Huruf yang Hilang

Contoh:

  • akan → huruf a dihilangkan → ’kan
  • sudah → huruf su dihilangkan → ’dah

Langkah 3 – Pastikan Tidak Menggunakan Koma Biasa

  • ❌ ,kan
  • ❌ ,dah
  • ✅ ’kan
  • ✅ ’dah

Langkah 4 – Gunakan Hanya dalam Konteks Nonformal

Apostrof tidak dianjurkan untuk karya ilmiah atau dokumen resmi.

Mengapa Istilah “Tanda Koma Atas” Itu Menyesatkan?

Inilah sudut pandang uniknya:

Secara psikologis, otak kita mengasosiasikan bentuk kecil melengkung sebagai “koma”. Padahal secara fungsi, apostrof tidak memiliki satu pun fungsi koma.

Kesalahan istilah ini menular dari:

  • Chatting informal
  • Pengajaran yang tidak presisi
  • Keyboard yang menyamakan tanda petik dan apostrof

Contoh Kalimat yang Benar

  • Aku ’kan sudah bilang kemarin.
  • Dia ’dah pergi sejak pagi.
  • Tak ’kan mungkin aku lupa janji itu.

FAQ – Pertanyaan yang Paling Sering Dicari

1. Tanda koma atas disebut apa?

Disebut apostrof (’).

2. Apakah apostrof sama dengan tanda petik satu?

Tidak. Tanda petik satu digunakan untuk mengapit dialog, sedangkan apostrof untuk penghilangan huruf.

3. Bolehkah menggunakan ,kan?

Tidak. Bentuk yang benar adalah ’kan, bukan ,kan.

4. Apakah apostrof boleh digunakan di karya ilmiah?

Tidak dianjurkan. Apostrof lebih cocok untuk tulisan nonformal atau sastra.

5. Kenapa di HP sering otomatis jadi tanda petik?

Karena sistem keyboard tidak membedakan fungsi apostrof dan tanda petik, sehingga perlu dikoreksi manual.

Penutup

Sekarang Anda tahu bahwa yang selama ini disebut tanda koma atas sebenarnya adalah apostrof — simbol kecil yang tampak sepele, tetapi sangat menentukan kualitas tulisan.

Mulai sekarang, setiap kali ingin menulis ’kan, ’dah, atau ’ku, pastikan Anda menggunakan apostrof, bukan koma.
Karena tulisan yang rapi selalu dimulai dari tanda baca yang tepat.

Loading

Share This Article