Ilmu Ekonomi Syariah sebagai cabang ilmu sosial dan juga ilmu keislaman (Islamic Studies) memiliki karakteristik yang khas khususnya tentang upaya manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya dari sumber daya alam yang ada dengan keinginan manusia yang terus bertambah. Ilmu ekonomi umum memandang bahwa sumber daya alam terbatas sedangkan keinginan manusia tidak terbatas.
Disiplin filsafat ekonomi Islam menjadi strategis dalam rangka pengembangan ilmu ekonomi. Ekonomi Islam sebagai disiplin ilmu, tidak dapat disusun hanya mengandalkan pemahaman pada al-Quran dan Hadis nabi serta padangan ulama semata. Akan tetapi diperlukan kajian dengan lebih dalam dari sisi pendekatan filsafat hingga ke akar–akarnya sebagai ciri pembeda dengan “Ilmu ekonomi non Islam”. Hal ini didasarkan pada aspek pemahaman dan keyakinan Islam sebagai agama universal dan komperhensif.
Buku ini terdiri dari tujuh bab dan masing–masing bab terdiri dari sub bab, dimulai dari Bab 1 Pendahuluan membahas mengapa berfilsafat? Asal usul filsafat, karakteristik berfikir filsafat hingga ruang lingkup filsafat. Bab II Membahas hubungan filsafat, ilmu, ilmu pengetahuan dan agama serta hubungan filsafat dengan ekonomi Islam. BAB III Aspek Ontologi dalam ekonomi Islam meliputi konsep ekonomi Islam hingga prinsip ekonomi Islam. Bab IV Membahasa tentang aspek epistimologi ekonomi Islam mulai dari objek ekonomi syariah hingga validitas kebenaran ilmu ekonomi Islam. Bab V Aspek aksiologi dalam ekonomi Islam membahas tujuan, kegunaan dan sifat ekonomi Islam hingga kesatuan aspek hukum, etika dan tauhid dalam ekonomi Islam Bab VI Perbedaan nilai filosofis ekonomi Islam dan ekonomi konvensional dan diakhiri BAB VII Maqhashid Syariah dan filsafat ekonomi Islam dimulai dari pengertian Maqashid syariah hingga pada penerapaanya dalam ekonomi Islam.
Selamat Membaca…