Ketimpangan sosial merupakan fenomena yang terus hadir dan berkembang dalam kehidupan masyarakat modern. Ketimpangan tidak hanya berkaitan dengan perbedaan ekonomi, tetapi juga mencakup ketidaksetaraan dalam akses terhadap pendidikan, kesempatan kerja, perlindungan hukum, partisipasi sosial, serta pemanfaatan teknologi dan media. Kompleksitas persoalan tersebut menunjukkan bahwa ketimpangan sosial tidak dapat dipahami secara tunggal, melainkan membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan lintas disiplin ilmu.
Buku “Ketimpangan Sosial dalam Perspektif Multidisipliner” menyajikan analisis ketimpangan sosial dari berbagai perspektif keilmuan, seperti sosiologi, ekonomi, pendidikan, psikologi, agama dan hadis, antropologi, hukum, komunikasi, serta media. Setiap bab disusun secara sistematis dan saling terhubung, mulai dari pembahasan konsep dasar ketimpangan sosial hingga bentuk-bentuk ketimpangan kontemporer yang muncul dalam dinamika masyarakat modern. Pendekatan multidisipliner ini memungkinkan pembaca memahami ketimpangan sosial sebagai fenomena struktural yang dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, ekonomi dan nilai-nilai normatif.
Melalui pembahasan yang berbasis kajian ilmiah namun disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini tidak hanya bertujuan memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mendorong kesadaran kritis terhadap pentingnya keadilan sosial. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, dan pemerhati isu sosial, serta memberikan kontribusi pemikiran dalam merumuskan solusi yang lebih adil dan inklusif bagi pembangunan masyarakat.