Sebagaimana diketahui, Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki potensi pariwisata beragam, indah, dan eksotik. Dengan lebih dari 17.000 pulau, lebih dari 700 bahasa, dan lebih dari 1300 suku bangsa menjadikan Indonesia sebagai negeri yang kaya dengan berbagai kemajemukan bangsa. Kemajemukan bangsa ini disertai dengan bentang alam yang luas dan mempesona jika dikelola dengan baik akan menjadi energi positif bagi kemajuan bangsa, salah satunya melalui sektor pariwisata di kawasan pedesaan (desa wisata).
Hadirnya internet, media sosial serta beragam teknologi komunikasi digital lain menjadikan informasi menjadi semakin masif. Kondisi ini dimanfaatkan oleh kalangan pelaku bisnis termasuk para praktisi dan pengelola pariwisata untuk aktif mempromosikan produk-produknya. Kecepatan informasi dan keluasan jangkauan melintas ruang dan waktu menjadikan internet dan media sosial menjadi tren popular dalam promosi pariwisata desa. Agar efektif dalam proses komunikasi sekaligus positif dampaknya, maka penguasaan atas manajemen komunikasi digital mutlak dimiliki para praktisi dan pengelola pariwisata desa.
Buku ini ditulis berdasarkan hasil kajian mengenai komunikasi pemasaran digital di sejumlah desa wisata mandiri di Indonesia melalui situs webnya. Buku ini terdiri dari lima bab yang terdiri dari: Pendahuluan, Kepariwisataan Indonesia, Desa Wisata, Komunikasi Pemasaran Digital Desa Wisata (Pengalaman Kasus) dan Penutup. Masing-masing bab berisi beberapa subbab yang membahas sejumlah materi terkait. Dengan kata lain, buku yang ada di tangan para pembaca ini adalah salah satu jawaban untuk membantu merespons digitalisasi pariwisata. Selain menyajikan konsep-konsep umum seputar pariwisata terutama desa wisata, buku ini juga memberikan contoh pengalaman beberapa desa wisata di Indonesia yang dipandang berhasil dalam pengelolaan pariwisatanya, terutama dalam aspek komunikasi pemasaran digitalnya.