Buku ini merupakan kajian empiris dan praktik manajerial yang menyeluruh mengenai hubungan antara manajemen talenta, pengembangan karir, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai di lingkungan perbankan syariah—dengan fokus studi pada Bank Aceh Syariah. Berakar pada literatur manajemen sumber daya manusia modern dan dikontekstualisasikan dalam nilai-nilai Islam, karya ini menempatkan motivasi kerja sebagai variabel mediasi yang menjembatani pengaruh inisiatif SDM terhadap hasil kinerja organisasi.
Di tingkat konseptual, buku ini memadukan teori Human Capital, Resource-Based View, dan AMO Model dengan prinsip-prinsip maqashid al-syariah dan etika akhlak kerja. Secara metodologis, penulis menyajikan penelitian kuantitatif-analitik berbasis survei pegawai Bank Aceh Syariah, dilengkapi studi kualitatif berupa wawancara mendalam dengan manajer human resources, pengawas cabang, dan sekelompok pegawai inti untuk memperkaya interpretasi data.
Buku dimulai dengan kajian literatur yang jelas dan kritis tentang manajemen talenta, kerangka pengembangan karir, determinan kepuasan kerja, dan indikator kinerja pegawai—khususnya yang relevan untuk lembaga keuangan syariah. Bab-bab berikutnya menjelaskan desain penelitian, instrumen pengukuran yang tervalidasi, analisis statistik (termasuk uji mediasi), serta pembahasan hasil relatif terhadap hipotesis yang diajukan.Temuan utama menunjukkan bahwa:
- Manajemen talenta dan pengembangan karir memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai.
- Motivasi kerja berperan sebagai mediator yang kuat—ketika talenta dikelola dengan baik dan jalur karir jelas, motivasi meningkat dan pada gilirannya meningkatkan kinerja.
- Pengaruh langsung manajemen talenta terhadap kinerja melemah jika tanpa dukungan dari kesejahteraan, lingkungan kerja Islami, dan sistem kompensasi yang adil—menunjukkan pentingnya pendekatan holistik.
- Aspek nilai-nilai syariah (mis. sense of amanah, tujuan spiritual) memperkuat dimensi motivasional, sehingga intervensi human resources berbasis nilai mempunyai efek lebih berkelanjutan dibanding intervensi semata teknis.
Buku ini menutup dengan rekomendasi praktis dan kebijakan bagi manajemen Bank Aceh Syariah dan institusi perbankan syariah lainnya: desain program pengembangan talenta berorientasi kompetensi & akhlak, kerangka karir yang transparan, mekanisme pengukuran kinerja yang mengakomodasi nilai-nilai Islami, serta paket insentif yang halal dan adil. Kelebihan dan Kontribusi Buku: mengisi kekosongan literatur empiris pada human resources syariah di konteks perbankan daerah; menyajikan model mediasi teruji yang praktis untuk kebijakan human resources; mengkombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif sehingga hasilnya robust dan aplikatif.