Dalam “Merajut Kata, Menyelami Jiwa”, Willson Gustiawan menghadirkan sebuah perjalanan yang memperlihatkan keindahan dan kedalaman kata-kata melalui kumpulan puisi yang mencengangkan, sekaligus mengundang kita untuk menyelami keberagaman tema dan emosi yang tertuang dalam setiap baitnya.
Antologi puisi ini tidak sekadar merupakan sekumpulan karya, tetapi juga merupakan perjalanan batin sang penyair. Setiap puisi adalah serpihan jiwa yang terjalin dalam kata-kata, menggambarkan perjalanan hidup, harapan, kecemasan, dan kehidupan sehari-hari dengan keindahan bahasa yang memukau.
Dari perenungan akan kehidupan hingga perjalanan spiritual, Willson Gustiawan mengajak pembaca untuk memandang ke dalam diri sendiri melalui ekspresi-ekspresi puitis yang memikat. Dalam karya-karya ini, ia menggambarkan kerentanan manusia, keindahan alam, serta kritik terhadap realitas sosial dengan cara yang penuh empati dan ketulusan.
Setiap puisi menjadi sebuah cermin bagi pembaca untuk merenungkan makna kehidupan, menemukan kekuatan dalam kelemahan, dan menemani dalam perjalanan mendalam menuju pemahaman diri dan dunia.
“Merajut Kata, Menyelami Jiwa” bukan sekadar buku antologi puisi, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang memikat, dimana kata-kata menjadi jendela untuk memandang ke dalam kehidupan dan jiwa manusia.