Setiap anak membutuhkan pelukan dan kecupan dari kedua orang tua. Semangat dari perlakuan atas kasih sayang seorang ibu memberikan dimensi baru dalam jiwa setiap anak. Sementara pelukan hangat setiap ayah menguatkan mental dan kegigihan menjalani hidup sehari-hari.
Namun, siapa sangka. Naura, sebagai perempuan yang lemah dilahirkan dalam keadaan kacau. Menjalani hari-harinya bak penjara yang mengekang jiwa dan raganya. Ia menjelma malaikat yang manja di siang hari, tetapi menjadi iblis yang harus takluk saat malam menyudutkan harapannya ke lingkungan keluarganya yang seperti neraka. Takdir membuatnya harus belajar, ia bangkit dan berusaha menentang kenyataan, bahwa hidup harus berarti. Impiannya menyatu dalam benak, ingin membuktikan pada dunia, bahwa dunia kelak akan takluk dan masa depan ada dalam genggamannya.