Dalam dunia politik, propaganda kerap digunakan sebagai bagian dari kampanye seperti yang dilakukan pada saat pemilihan umum atau pemilihan presiden. Media propaganda yang digunakan salah satunya adalah media sosial Twitter. Buku ini hadir untuk mengetahui bagaimana pengaruh tweets terhadap hasil pemilihan presiden. Juga ingin diketahui apakah dengan propaganda tersebut dapat mempengaruhi jumlah partisipasi politik masyarakat untuk ikut serta dalam pesta demokrasi tersebut.
Buku ini memberikan panduan praktis untuk mendeteksi propaganda, memvalidasi informasi, dan berpikir kritis dalam menghadapi arus informasi yang deras di media sosial. Dengan demikian, diharapkan pemilih pemula dapat menjadi warga negara yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial serta menentukan pilihan politiknya. Buku ini penting bagi siapa saja yang ingin memahami dinamika politik di era digital dan melindungi diri dari manipulasi informasi.