Lautan tak pernah hening, berbisik melalui riak gelombangnya yang lembut, menguji keteguhan sebuah sampan kecil yang berlayar sendirian. Angin kerap datang membawa harapan, namun tidak jarang juga menggiring ketakutan yang membayangi.
Dalam “Sampan Kecil di Lautan Tak Bertepi”, setiap cerita menjadi dialog antara samudra dan hati manusia tentang perjuangan melawan badai, mimpi yang hampir tenggelam, dan keberanian untuk terus mendayung meski arah tak selalu jelas. Ombak menggulung kegelisahan, malam mengusap luka, dan cahaya fajar menjanjikan bahwa tak ada perjalanan yang sia-sia.
Buku ini lebih dari sekadar kumpulan kisah, ini adalah sebuah perjalanan batin yang mengajak pembaca merasakan pahit dan manisnya mengarungi samudra kehidupan.