Buku Sejarah Hukum: Jejak Gagasan, Kekuasaan, dan Peradaban mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang hukum sejak kelahirannya di masyarakat kuno hingga transformasinya di era digital. Dengan bahasa yang jernih dan mengalir, buku ini menyajikan bagaimana hukum berkembang sebagai respons terhadap kebutuhan manusia untuk menciptakan ketertiban, menahan ambisi kekuasaan, serta mencari bentuk keadilan yang dapat diterima bersama.
Dimulai dari peradaban Mesopotamia, Mesir, Yunani, hingga Roma, pembaca diajak memahami fondasi awal hukum yang kemudian berakar kuat dalam sistem modern. Narasi kemudian bergerak ke abad pertengahan ketika gereja, kerajaan, dan masyarakat dagang membentuk struktur hukum yang saling bertarung, sebelum memasuki masa pencerahan yang melahirkan tokoh-tokoh besar serta revolusi hukum yang mengguncang tatanan dunia lama.
Pada bagian berikutnya, buku ini menggambarkan bagaimana kolonialisme membentuk wajah hukum Indonesia dan bagaimana pusaran politik setelah kemerdekaan memperkuat paradigma negara hukum yang kita kenal hari ini. Tidak hanya berhenti pada sejarah klasik, buku ini juga membahas perkembangan hukum internasional, globalisasi, dan tantangan hukum kontemporer seperti kecerdasan buatan, dunia digital, hingga perubahan perilaku sosial masyarakat modern.
Ditulis secara sistematis dan bernuansa analitis, buku ini memberikan peta besar perjalanan sejarah hukum sekaligus membantu pembaca memahami bahwa hukum selalu lahir dari konteks sosialnya. Perubahan zaman, teknologi, dan pola kekuasaan selalu meninggalkan tanda pada aturan yang kita terapkan.
Sejarah Hukum: Jejak Gagasan, Kekuasaan, dan Peradaban menjadi bacaan penting bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan siapa pun yang ingin memahami bahwa hukum bukan hanya teks, melainkan makhluk hidup yang tumbuh bersama umat manusia. Buku ini mengajak pembaca bukan hanya melihat masa lalu, tetapi memikirkan masa depan hukum dengan lebih jernih dan kritis.