Sastra pariwisata terjadi ketika sastrawan atau karyanya menjadi sangat populer sehingga orang-orang tertarik pada lokasi yang terkait dengan penulis tersebut (misalnya tempat kelahiran, rumah, kuburan) atau yang ditampilkan dalam tulisan mereka.
Dalam dunia pariwisata, sastra menjadi media yang kuat dalam membangkitkan imaji, hasrat, dan semangat untuk mengeksplorasi tempat-tempat baru. Buku ini mengupas bagaimana sastra pariwisata tidak hanya menciptakan deskripsi puitis suatu tempat, tetapi juga membuka perspektif budaya, sejarah, dan emosi yang sering tak terlihat.
Dengan bahasan mendalam tentang sejarah sastra pariwisata di Barat dan di Indonesia, ragam bentuk sastra pariwisata, para pemikir kunci, hingga tantangan dan urgensinya, buku ini menelusuri bagaimana sastra membentuk cara pandang kita terhadap suatu destinasi—dari sekadar tempat di peta menjadi ruang penuh makna dan narasi.
Setiap cerita dalam sastra pariwisata membawa pembaca ke pengalaman yang lebih mendalam dari sekadar perjalanan fisik, mengungkap keindahan alam, keunikan tradisi lokal, hingga sisi gelap pariwisata yang jarang disorot. Buku ini juga mengajak pembaca untuk merenungi bagaimana sastra dan pariwisata saling berkelindan, membentuk penggambaran tempat yang nyata maupun imajinatif.