Personalisasi Pembelajaran di Era Digital
Di tengah arus transformasi pendidikan yang semakin berpusat pada siswa, blended learning hadir bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Namun, pertanyaannya: bagaimana kita memastikan penggabungan pembelajaran tradisional dan online ini benar-benar berjalan efektif dan produktif?
Buku ini mengupas tuntas sinergi antara teknologi Web 2.0 dan Sistem Rekomendasi Berbasis Pengetahuan untuk menjawab tantangan tersebut. Dengan pendekatan yang inovatif, penulis membedah bagaimana aspek personalisasi—yang didasarkan pada gaya belajar VAK (Visual, Auditory, Kinesthetic) serta nilai pre-test siswa—mampu mengubah cara kelompok belajar dibentuk dan berinteraksi.
Melalui metodologi Design Research Methodology (DRM), buku ini membuktikan bahwa teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan katalisator yang mampu:
- Meningkatkan hasil pembelajaran secara signifikan hingga 12,88%.
- Memperkecil kesenjangan nilai antar-siswa di dalam kelas.
- Mengoptimalkan produktivitas guru dan siswa dalam ekosistem blended learning.
Ditujukan bagi para pendidik, praktisi teknologi pendidikan, serta mahasiswa, buku ini menawarkan panduan strategis dalam membangun lingkungan belajar yang lebih cerdas, inklusif, dan personal di era digital.