Upaya pencegahan kemerosotan moral saat ini dapat dilakukan dengan penanaman nilai karakter religius untuk membentengi remaja agar tidak terjerumus pada prilaku tidak bermoral dengan melakukan kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan. Buku ini akan menyajikan fakta bagaimana program keagamaan dapat mempengaruhi proses penanaman nilai karakter religius remaja. Penulis juga menguak faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai karakter religius pada remaja. Kegiatan keagamaan unik yang dapat meningkatkan teladan religius remaja bisa berbentuk Program harian meliputi tadarus Al-Qur’an, Sholat Dhuha, dan Sholat Dzuhur berjamaah. Program mingguan meliputi Tahsin tahfidz, sholat jumat berjamaah dan kegiatan keputrian, dan Program tahunan seperti perayaan PHBI serta pelaksanaan pesantren di bulan Ramadhan. Apa yang harus dilakukan untuk mendukung proses ini? Skill pendidik yang mumpuni, kesadaran siswa yang tinggi, serta didukung oleh orang tua siswa.