Pembaca yang budiman dan penggiat sastra yang terus mencari keindahan, penulis menyuguhkan buku ini sebagai bagian terkecil dari kenangan-kenangan yang diangkat kembali sebagai sebuah wujud ekspresi cinta.
Buku ini merupakan buku pertama penulis yang tentu saja menjadi fondasi untuk meraih mimpi bersama dunia sastra. Di keseluruhan isi buku ini memuat tentang puisi-puisi yang ilhami dari kenangan penulis bersama sang kekasih. Buku ini diberi judul “Di Suatu Sudut Kota Kefamenanu” sebagai penjelas bahwa di kota inilah sang penulis mengukir kenangan-kenangan lewat pengalamannya bersama sang kekasih yang meski berlangsung hanya dua minggu saja. Menarik bahwa, dalam dua minggu ada banyak kenangan yang dimuat dan disaring serta dibagikan kepada penggiat dan pembaca sastra. Semoga buku ini dapat menjadi inspirasi bagi semua saja yang terus menerus mencari keindahan dalam dunia sastra, dan juga seni untuk merawat kenangan-kenangan indah lewat satu ringkasan perjalanan bersama sang kekasih.