Buku yang berjudul Dinamika Ekspor kakao Indonesia (Mengungkap Dampak Fluktuasi Produksi, Inflasi Dan Nilai Tukar) ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ekspor kakao Indonesia dan menemukan solusi untuk peningkatan kinerja ekspor kakao Indonesia. Kakao (Theobroma cacao) merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peran cukup penting dalam kegiatan perekonomian Indonesia. Pada tahun 2022 Indonesia berada di peringkat ke-6 negara produsen kakao terbesar di dunia dan Indonesia merupakan negara penghasil kakao terbesar ketiga di dunia pada tahun 2022 setelah Pantai Gading dan Ghana.
Peringkat ini menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya negara dari Asia Tenggara dan di luar benua Afrika yang termasuk dalam lima besar negara produsen coklat terbesar di dunia. Tetapi sangat disayangkan karena kondisi nilai ekspor kakao selama 30 tahun terakhir terus mengalami fluktuasi. Kondisi ini tentu menyebabkan potensi keuntungan yang akan diperoleh tidak maksimal. Padahal Potensi ekonomi kakao sangat tinggi, baik di pasar domestik maupun pasar global. Karenanya penulis mencoba memetakan instrumen-instrumen ekonomi apa saja yang dominan mempengaruhi ekspor kakao, baik dalam jangka pendek maupun jangka Panjang. Melalui metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL), penulis mencoba menemukan solusi permasalahannya. Buku ini menarik untuk dibaca karena penulis menyajikan teori-teori ekonomi internasional, hasil studi dan kemudian menginterpretasi dan menganalisisnya dengan kondisi ekonomi dengan melakukan kajian ilmiah serta memberikan saran -rekomendasi. Semoga buku ini mampu menarik pembacanya untuk mudah memahami konsep ekonomi regional.