Etika profesi merupakan landasan moral yang mengatur sikap, perilaku, dan tanggung jawab individu dalam menjalankan peran profesionalnya di tengah masyarakat. Dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika sosial yang semakin kompleks, etika profesi menjadi elemen krusial untuk menjaga integritas, kredibilitas, serta kepercayaan publik terhadap suatu profesi. Kajian etika profesi membahas prinsip-prinsip dasar seperti tanggung jawab, kejujuran, keadilan, kompetensi, dan komitmen terhadap kepentingan publik. Prinsip-prinsip tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pedoman normatif, tetapi juga sebagai alat reflektif bagi para profesional dalam menghadapi dilema etis yang muncul dalam praktik kerja nyata. Melalui pemahaman etika profesi, individu diharapkan mampu mengambil keputusan yang tidak hanya benar secara hukum, tetapi juga bermakna secara moral. Lebih lanjut, etika profesi menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan pribadi, organisasi, dan masyarakat. Pelanggaran etika dalam dunia profesional dapat berdampak luas, mulai dari menurunnya kualitas layanan hingga hilangnya kepercayaan sosial. Oleh karena itu, penerapan etika profesi secara konsisten menjadi syarat utama dalam mewujudkan praktik profesional yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Dengan demikian, etika profesi tidak sekadar dipahami sebagai seperangkat aturan, melainkan sebagai nilai yang harus diinternalisasi dalam setiap tindakan profesional. Pemahaman yang komprehensif terhadap etika profesi diharapkan mampu membentuk karakter profesional yang berintegritas, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama