Gagal jantung saat ini menjadi penyebab kematian yang tidak hanya menimpa pada negara maju, tetapi juga di Indonesia. Prevalensinya meningkat yaitu lebih dari 10% pada usia lanjut. Elektrolit atau garam dalam tubuh sangat terkait dengan kerja jantung. Elektrolit yang berperan penting antara lain adalah kalium dan magnesium. Kalium berperan pada vasodilasi pada sel otot vaskular. Magnesium mempengaruhi pergerakan ion lain, yaitu kalium, natrium, dan kalsium.
Penggunaan obat-obatan pada pasien penyakit jantung dapat mempengaruhi keseimbangan elektrolit. Golongan loop diuretik dan thiazide dapat menurunkan kalium serum. Sementara itu obat obatan jenis Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor, Angiotensin 2 Receptor Blocker dapat meningkatkan kalium serum. Ketidakseimbangan kalium yaitu hipokalemia dan hiperkalemia dapat memicu terjadinya aritmia ventrikel. Kadar magnesium serum yang rendah terkait dengan perkembangan atrial fibrilasi terutama pada pasien yang menjalani coronary artery bypass surgery. Sedangkan hipermagnesemia dapat menyebabkan terjadinya aritmia berat. Pada buku ini pembaca akan diajak untuk mengenal gangguan elektrolit pada gagal jantung sekaligus mengetahui penatalaksanaan gangguan elektrolit tersebut. Diharapkan dengan kadar elektrolit yang baik dapat mencegah penderita dari komplikasi lebih lanjut.