Kantong Semar (Nepenthes) adalah tanaman endemik Indonesia. Ciri khas dari Kantong Semar adalah tanaman ini mempunyai kantong untuk mendapakan nitrogen dari mangsa yang masuk ke dalam kantongnya. Unsur nitrogen ini sangat kritis dibutuhkan untuk pertumbuhannya karena Kantong Semar hidup di habitat miskin nutrisi. Untuk mendapatkan nitrogen, Kantong Semar mensekresikan enzim pencernaan di dalam cairan kantongnya dan yang menjadi enzim pencernaan utama adalah nepenthesin. Studi genomik pada gen penyandi nepenthesin beserta hubungan struktur-fungsinya, belum pernah dilakukan. Struktur gen penyandi nepenthesin dapat berkaitan dengan fungsi gen dalam merespon tekanan lingkungan yang menjadi karakteristik habitat tempat tinggal Kantong Semar. Struktur gen penyandi nepenthesin dapat juga berkaitan dengan peran fisiologis enzim yang memiliki stabilitas tinggi di dalam cairan kantong Nepenthes. Oleh karena itu, saya tertarik mempelajari perubahan molekuler gen penyandi nepenthesin, yang mengekspresikan enzim pencernaan di dalam cairan kantong Nepenthes.
Buku ini akan menceritakan kekerabatan molekuler Nepenthes dengan perubahan molekuler gen Nep2 yang mengekspresikan enzim pencernaan nepethesin II di dalam cairan kantong. Dalam buku ini, hubungan kekerabatan (filogenetik) Nepenthes akan diklarifikasi, dan kemudian persebaran (fitogeografi) Nepenthes di Asia Tenggara akan dibahas beserta tren perkembangan karakteristik morfologi tanaman Kantong Semar, yaitu peristomnya, berdasarkan filogeni Nepenthes. Untuk mempelajari perubahan molekuler gen Nep2 dan ciri struktural gen Nep2 dari 29 spesies Nepenthes akan ditampilkan, dan hubungan struktur dan fungsi gen tersebut akan dibahas. Selain itu, uji seleksi positif pada gen Nep2 akan dibuktikan dengan menggunakan analisis statistik berdasarkan kelimpahan relatif dari substitusi sinonim dan nonsinonim pada sekuen DNA gen tersebut. Korelasi antara titik isoelektrik (pI) dengan jumlah tipe habitat yang ditempati oleh Nepenthes juga akan dibahas beserta korelasi antara pI dan subklad pohon filogenetika Nepenthes. Adaptasi Nepenthes terhadap keterbatasan nutrisi dan tekanan lingkungan juga akan dibahas dalam buku ini. Hikmah keberadaan Kantong Semar di lingkungan marginal dengan perilaku memperoleh unsur nitrogen dari mangsanya yang terperangkap dalam kantongnya akan dibahas dan dikaitkan dengan sumber ajaran Islam, yaitu Al Qur’an dan Hadits.