Lagi banyak PROMO, dan hanya dikenakan biaya CETAK Tutup

Rp0 0 Cart
  • Blog Penerbit
  • Testimoni
  • Toko Buku
  • Blog Penerbit
  • Testimoni
  • Toko Buku
Rp0 0 Cart
  • Blog Penerbit
  • Testimoni
  • Toko Buku
  • Blog Penerbit
  • Testimoni
  • Toko Buku
Genre Semua

KEBEBASAN BERAGAMA OTORITAS KEAGAMAAN DALAM PEMIKIRAN MUSTAFA AKYOL

Nama Penulis : Rifqah Najwa Azizah 
Judul Buku : KEBEBASAN BERAGAMA OTORITAS KEAGAMAAN DALAM PEMIKIRAN MUSTAFA AKYOL
ISBN : Proses

Cover : Soft cover 
Halaman : 249  halaman
Ukuran : 15,5 x 23  cm
Penerbit : CV Karya Bakti Makmur Indonesia

KEBEBASAN BERAGAMA OTORITAS KEAGAMAAN DALAM PEMIKIRAN MUSTAFA AKYOL

Sinopsis

Buku ini lahir dari kegelisahan intelektual terhadap salah satu persoalan paling mendasar dalam wacana keislaman kontemporer, yaitu relasi antara kebebasan individu dan otoritas keagamaan. Di berbagai ruang kehidupan Muslim, kebebasan personal kerap berhadapan dengan intervensi otoritas agama, baik melalui fatwa, lembaga keagamaan, maupun praktik sosial yang bersifat mengikat dan normatif.

Berangkat dari persoalan tersebut, buku ini berupaya mengungkap dan menjelaskan konsep kebebasan dalam Islam sebagaimana dipikirkan oleh Mustafa Akyol, seorang pemikir Muslim kontemporer yang secara konsisten memperjuangkan kebebasan individu dalam kerangka keimanan. Kajian ini menelusuri ruang-ruang di mana kebebasan dan otoritas keagamaan saling berjumpa, berseberangan, bahkan berpotensi untuk dipertemukan secara konstruktif.

Kajian ini menggunakan teori kebebasan dan self-ownership dari Robert Nozick sebagai pisau analisis, serta melakukan analisis isi terhadap karya-karya utama Mustafa Akyol, seperti Reopening Muslim Minds, Islam without Extremes, dan Why, as a Muslim, I Defend Liberty. Melalui pembacaan kritis atas karya-karya tersebut,  Akyol menawarkan model pemikiran Islam yang lebih rasional dan terbuka, yang menempatkan otonomi individu sebagai fondasi penting dalam kehidupan beragama. Dalam pandangan Akyol, setiap individu memiliki hak atas dirinya sendiri, hak untuk berpikir, meyakini, menafsirkan, dan mengekspresikan pandangan keagamaannya tanpa intervensi otoritas yang bersifat memaksa.

Pembahasan dalam buku ini menegaskan bahwa perdebatan mengenai kebebasan dan otoritas dalam Islam bukanlah persoalan sederhana. Ia merupakan medan dialektika yang terus bergerak, bergantung pada pertemuan antara rasionalitas, syariah, konteks sosial, serta tuntutan zaman.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “KEBEBASAN BERAGAMA OTORITAS KEAGAMAAN DALAM PEMIKIRAN MUSTAFA AKYOL” Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Produk Terkait

Ensiklopedi Kacang Tanah
Semua

Ensiklopedi Kacang Tanah

Baca selengkapnya
Ensiklopedi Terong
Semua

Ensiklopedi Terong

Baca selengkapnya
ENSIKLOPEDI KENTANG
Semua

ENSIKLOPEDI KENTANG

Baca selengkapnya
ENSIKLOPEDI BENGKUANG
Semua

ENSIKLOPEDI BENGKUANG

Baca selengkapnya

Bagikan:

Loading

  • Tentang Penerbit
  • Hubungi
  • Privacy Policy
  • Tentang Penerbit
  • Hubungi
  • Privacy Policy

© 2022 All Rights Reserved.