Buku Konservasi Berbasis Komunitas: Belajar dari Kearifan Lokal mengkaji konservasi lingkungan sebagai prasyarat pembangunan berkelanjutan dalam konteks pendidikan abad ke-21. Buku ini menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan degradasi sumber daya alam, berkaitan erat dengan perilaku dan budaya masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan konservasi diposisikan sebagai instrumen strategis untuk membangun kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, dan etika lingkungan secara berkelanjutan.
Buku ini menawarkan model pembelajaran konservasi berbasis komunitas sebagai penguatan atas keterbatasan pendekatan sekolah formal. Komunitas dipandang sebagai ruang dan sumber belajar yang autentik, memungkinkan integrasi kearifan lokal yang mengandung nilai keberlanjutan. Melalui pendekatan partisipatif dan kontekstual, pendidikan konservasi diarahkan tidak hanya pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku ramah lingkungan yang berakar pada kehidupan sosial dan budaya masyarakat