Dalam buku ini dibahas tentang Manajemen Pengembangan Pendidik (dosen) dalam PTS meliputi perencanaannya, pengorganisasiannya, pelaksanaan dan evaluasinya. Di samping itu dikembangkan gagasan pentingnya moderasi beragama bagi pengembangan pendidik khususnya pada PTS umum yang memiliki karakteristik berbeda dengan Perguruan Tinggi Keagamaan baik negeri maupun swasta.
Keberadaan PTS sangat bergantung pada pemimpinnya. Eksistensi PTS akan tetap terjaga bila mampu berkompetisi dengan PTS yang lain bahkan dengan PTN. Unsur utama yang mendukung adalah sumber daya manusianya. Meskipun perdebatan klasik sering muncul lebih penting manakah sistem dengan SDM? Sistem penting tetapi SDM yang akan menjalankan bahkan melahirkan sistem.
Pendidik pada PTS atau sering disebut dosen perlu terus dikembangkan. Lemahnya PTS mayoritas disebabkan lemahnya SDM pendidiknya. Sedangkan lemahnya pendidik di PTS disebabkan manajemen pengembangannya tergantung pada PTS bukan pemerintah secara langsung. Pengembangan kompetensi sampai pada kesejahteraan tergantung pada PTS. Banyak pendidik yang mengundurkan diri disebabkan penghargaan yang kurang dari PTSnya. Di samping itu ada beberapa pendidik yang sebelumnya memiliki kemampuan yang luar biasa tetapi setelah berada di PTS justru kemampuannya tidak berkembang. Seharusnya perguruan tinggi sebagai wahana pengembangan keilmuan bagi pendidiknya sehingga kompetensi akan terus meningkat dan dapat menjalankan tugas tri dharma perguruan tingginya dengan baik. PTS umum memiliki karakteristik yang berbeda dengan Perguruan Tinggi Keagamaan baik negeri maupun swasta, diantaranya pendidik berasal dari kualifikasi yang sangat beragam termasuk dalam penguasaan ilmu keagamaannya. Peluang terjadinya keragaman dalam keyakinan beragama bagi para sivitas akademik di PTS umum lebih besar dibandingkan dengan perguruan tinggi keagamaan. Oleh sebab itu moderasi beragama khususnya bagi pendidik dan umumnya bagi seluruh sivitas akademik di PTS umum harus diprogramkan secara tersurat dan terprogram.