Fenomena anak jalanan merupakan gejala sosial yang muncul akibat krisis di berbagai bidang di Indonesia. Mereka adalah anak-anak di bawah umur 18 tahun yang sebagian besar menghabiskan hidupnya di jalanan untuk mencari uang. Hidup dalam bayang-bayang marjinalisasi membuat mereka terabaikan saat mengalami masalah sosial dan kesehatan. Pada umumnya masalah kesehatan anak jalanan akibat dari lingkungan kumuh, udara tercemar, sengatan matahari, dan gas kendaraan bermotor. Dampak pada kesehatan anak jalanan yaitu rentan terkena penyakit infeksi, seperti ISPA, diare, dan kulit maupun rawan masalah gizi serta gangguan kesehatan mental. Namun disisi lain mereka sulit memperoleh akses pelayanan kesehatan.
Mereka rentan melakukan perilaku berisiko yang dapat menyebabkan penyakit menular seksual, seperti HIV/AIDS serta kehamilan tidak diinginkan sebagai akibat perilaku seks bebas. Selain itu anak jalanan memiliki resiko mengalami pengaruh dan tekanan kelompok, stres, dan rawan kekerasan serta kriminalitas. Buku ini mengupas tentang masalah sosial dan kesehatan anak jalanan. Potret sosial dan kesehatan anak jalanan yang terabaikan semestinya menjadi perhatian dari berbagai pihak.