Kebahagiaan itu ada, ia bahkan selalu bersamamu sejak pertama engkau hadir di dunia ini. Namun gemerlap pesta dunia telah mengalihkan perhatianmu kepada hal-hal yang bersifat materi, sehingga engkau pun menjadi materialistis. Kebisingan pasar dunia telah berhasil memprovaksi “kuda liar” dalam pikiranmu sehingga ia pun menjadi panik dan berlari jauh meninggalkan rumah batinmu sendiri.
Oleh karena itu, si “kuda liar” pikiran harus di jinakkan. Hanya setelah itu, ia baru dapat digunakan untuk mengantarmu kembali pulang ke rumah diri, kembali kepada kebahagiaan sejati yang sebenarnya tak perlu dicari.
Krishnacharya