Pemahaman tentang tingkat efisiensi penggunaan atau penyerapan tenaga kerja pada lapangan usaha atau sektor-sektor ekonomi maupun industri manufaktur menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Tenaga kerja sebagai salah satu input dalam menghasilkan nilai tambah (output) produksi telah menjadi isu nasional yang memiliki implikasi kebijakan.
Dengan mengukur tingkat efisiensi penggunaan input tenaga kerja maupun elastisitas produksi atas input tenaga kerja akan dapat memberikan gambaran fenomena pergeseran atau transformasi struktur tenaga kerja dari satu lapangan usaha ke lapangan usaha lain. Demikian juga halnya dengan pengukuran efisiensi penggunaan input tenaga kerja pada industri manufaktur akan dapat memberikan gambaran fenomena hubungan pertumbuhan output (nilai tambah) dan pertumbuhan tenaga kerja, terutama karena semakin meningkatnya kemajuan teknologi dalam bidang industri. Untuk itulah buku ini ditulis, kiranya dapat membantu melengkapi pemahaman tersebut bagi pembaca maupun pihak-pihak yang berkecimpung di bidang ketenagakerjaan, baik pejabat pemerintah, pengusaha, karyawan ataupun pengurus serikat pekerja. Buku ini juga sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ekonomi Sumber Daya Manusia & Ketenagakerjaan dan Mikro Ekonomi, karena pembahasan dalam buku ini banyak memuat hasil-hasil penelitian empiris dengan menggunakan data-data BPS (Badan Pusat Statistik).