Buku ini membahas tentang orang-orang yang namanya tidak disebutkan dalam al-Qur’an khususnya pada surat al-Kahfi. Mereka yang terpilih menjadi orang yang diistimewakan atau diabadikan oleh Allah sehingga terus dipelajari sampai saat sekarang. Ada banyak sekali tokoh tanpa nama dalam al-Qur’an, tetapi pada kajian ini penulis hanya memfokuskan pada surat al-Kahfi saja.
Ada tiga tokoh yang difokuskan dalam kajian ini, yaitu kisah Ashabul Kahfi, kisah Nabi Khidr, dan Kisah Iskandar the Great atau sering dikenal dengan Iskandar Zulkarnain. Ketiga kisah itu, semua terkisahkan dalam al-Qur’an tanpa tersentuh sedikit pun nama asli dari tokoh-tokoh tersebut.
Buku ini akan membuka cakrawala baru bagi setiap pembaca, khususnya bidang tafsir dan kajian sejarah yang terkandung di dalamnya. Anda akan dibawa untuk menemukan titik temu ragamnya narasi terhadap tokoh yang anonim dalam penafsiran. Dan dari buku ini, anda juga akan menemukan berbagai metode tafsir yang digunakan oleh para mufasir penggali tokoh anonim dalam penafsiran al-Qur’an.