Joy—gembira, adalah emosi positif yang punya nama lain seperti bahagia/senang, selain itu emosi galau hingga negatif sejenis marah, cemburu, dan lainnya berperang dalam proses kerja otak. Tugas prefrontal cortex menjadi pengelola kerja kognitif dan kombinasi emosi ini. Joy adalah buah Roh Kudus yang hadir dalam hidup, hadiah khusus Allah bagi ciptaan kesayangan-Nya. Buah dari Roh Kudus selalu bernuansa keseimbangan peran kognitif dan kontrol emosi. Pembangunan iman harus dimulai dari kesadaran indera pada sentuhan religius, berlanjut hingga pemenuhan memori akan Firman Tuhan untuk menjadi modal analisa dan prediksi kognitif untuk pengambilan keputusan. Penuhi hidup anak pada fungsi otak yang menyiapkan hadirnya Tuhan bagi imannya.