Buku ini disusun untuk menggambarkan peran Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya fokus pada pembinaan keilmuan dan akhlak, tetapi juga aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Pesantren ini menunjukkan bahwa lembaga keagamaan dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat sipil (civil society) yang kuat, mandiri, dan demokratis.
Buku ini bukan dimaksudkan untuk membawa pesantren ke dalam politik praktis, melainkan untuk menunjukkan sikap terbuka, inklusif, dan dewasa dalam menyikapi perbedaan pilihan politik. Dengan tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, pesantren berperan sebagai ruang pendidikan politik yang santun dan beretika bagi masyarakat.
Semoga buku ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca, khususnya bagi akademisi, mahasiswa, dan pemerhati pesantren serta studi sosial-politik Islam. Akhirnya, semoga karya sederhana ini dapat menjadi kontribusi kecil dalam memperkuat peran pesantren sebagai pilar peradaban dan penggerak masyarakat yang harmonis dan demokratis