Buku ini hadir untuk memberikan gambaran kepada pembaca seputar varian, kesinambungan dan perubahan penafsiran terhadap ayat-ayat amar makruf dan nahi munkar oleh Muh}ammad Nawawi> al-Bantani>, Hamka dan M. Quraish Shihab. Sembilan ayat Al-Qur’an tentang amar makruf dan nahi munkar dijelaskan dengan langkah tafsir komparatif, serta analisis sejarah pemikiran Kuntowijoyo, dengan cara kesinambungan dan perubahan. Kajian tafsir komparatif membandingkan penafsiran ayat-ayat amar makruf dan nahi munkar dalam Mara>h} Labi>d li-Kashf Ma‘na> al-Qur’a>n al-Maji>d karya al-Bantani>, Tafsir Al-Azhar karya Hamka dan Tafsîr Al-Mishbâh: Kesan, Pesan dan Keserasian Al-Qur’an karya Shihab. Kajian ini mengidentifikasi varian pemaknaan konsep makruf dan munkar, kesinambungan dan perubahan pemahaman ayat-ayat amar makruf dan nahi munkar, serta menghasilkan rekonstruksi konsep ideal amar makruf dan nahi munkar dalam khazanah tafsir Nusantara. Varian makna makruf dan munkar berupa riwa>yah-tekstualis dan dira>yah-kontekstualis. Rekonstruksi mencakup konsep sosialisasi Al-Qur’an terhadap kewajiban amar makruf dan nahi munkar, dasar dalam beramar makruf nahi munkar, penegak dan persyaratan dalam beramar makruf dan nahi munkar, serta objek dan tujuan dari makruf nahi munkar.