Puisi tidak lahir dari kekosongan. Puisi lahir dari pengalaman penulisnya. Ungkapan rasa, ungkapan pikiran, ungkapan kenangan dan harapan melebur menjadi satu rangkaian-kata yang memberikan kesan bermakana.
Dalam Buku antologi “Lentera Kehidupan” ini, bagaimana penulis melukiskan peristiwa sehari-hari tentang cita-cita, keluarga, juga kerja dengan segala lika-liku dikemas dalam rentetan kata-kata hingga memberikan kesan bagi pembaca.
Banyak nilai-nilai hidup yang bisa dipetik dari antologi puisi ini dalam menyelesaikan setiap persoalan yang dihadapi.