Setiap bulan, jutaan remaja putri berjuang menghadapi nyeri menstruasi yang datang tanpa permisi—menusuk, mengganggu, dan sering kali merampas fokus, tidur, hingga semangat belajar. Namun, apa sebenarnya yang terjadi di balik rasa sakit itu? Mengapa stres dapat memperburuk nyeri? Dan mungkinkah alam menawarkan solusi yang lebih aman dan praktis?
Buku ini mengajak pembaca menyelami dunia remaja, menstruasi, dan dismenore primer dengan bahasa yang mudah dipahami namun tetap ilmiah. Dimulai dari perjalanan tubuh remaja yang penuh perubahan, pembaca akan dibawa memahami seluk-beluk siklus menstruasi serta rahasia kontraksi uterus yang sering kali menjadi awal penderitaan nyeri haid.
Tidak berhenti di situ, buku ini membuka tabir tentang hormon kortisol—si “hormon stres” yang diam-diam meningkatkan sensasi nyeri—lengkap dengan cara kerjanya dan bagaimana ia memengaruhi tubuh saat menstruasi.
Ketika banyak remaja bergantung pada obat-obatan, buku ini memperkenalkan alternatif berbahan alami yang sudah lama digunakan namun kini diformulasikan secara modern: gel jahe emprit. Dengan sensasi hangat yang menenangkan dan kandungan aktif seperti gingerol dan shogaol, gel ini menjadi inovasi yang efektif, aman, dan mudah digunakan. Pembaca akan menemukan proses ilmiah di balik pembuatannya, mulai dari ekstraksi, formulasi, pengujian, hingga bukti keamanannya.
Melalui perpaduan ilmu kesehatan, hormon, dan inovasi herbal, buku ini menghadirkan panduan lengkap dan praktis bagi remaja, orang tua, pendidik, hingga tenaga kesehatan yang ingin memahami dan mengelola nyeri menstruasi dengan pendekatan yang lebih alami namun tetap berbasis ilmiah.
Sebuah bacaan penting yang menghubungkan ilmu pengetahuan modern dengan kearifan herbal tradisional.
Memberikan pemahaman baru, harapan baru, dan solusi alami bagi remaja yang ingin merdeka dari nyeri haid.