Buku ini mengangkat isu yang sangat relevan mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap kesejahteraan mental individu dalam lingkungan akademik. Buku ini menawarkan pandangan yang komprehensif mengenai bagaimana pandemi ini secara khusus mempengaruhi komunitas akademik.
Salah satu kekuatan utama buku ini adalah pendekatannya yang mendalam dan berempati terhadap pengalaman para akademisi. Melalui serangkaian studi kasus dan analisis kualitatif, pembaca diajak untuk memahami berbagai tantangan psikologis yang dihadapi oleh individu yang selamat dari COVID-19. Selain itu, buku ini juga membahas upaya resiliensi dan strategi adaptasi yang diterapkan oleh komunitas akademik dalam menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian.
Penulisan yang cermat dan metodologi yang sistematis membuat buku ini menjadi referensi yang berharga bagi para akademisi, praktisi kesehatan mental, serta pembuat kebijakan. Selain itu, bahasa yang digunakan juga mudah dipahami, sehingga memungkinkan pembaca dari berbagai latar belakang untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai topik yang dibahas.