Buku Konsep Bermain Edukatif Islam: Sarana Pembentukan Kepribadian Anak Usia Dini ini disusun sebagai upaya untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya kegiatan bermain yang bernilai edukatif dan bernuansa Islami dalam membentuk karakter anak. Anak usia dini adalah generasi yang sedang berada pada fase emas pertumbuhan dan perkembangan. Pada masa ini, kemampuan berpikir, bersosialisasi, serta pembentukan moral dan spiritual sangat mudah dibentuk melalui aktivitas sehari-hari, termasuk melalui kegiatan bermain.
Kegiatan bermain memiliki peran strategis dalam pendidikan anak. Melalui bermain, anak tidak hanya memperoleh hiburan dan kesenangan, tetapi juga belajar mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, sosial, dan emosional. Jika dipadukan dengan nilai-nilai Islami, kegiatan bermain dapat menjadi media yang efektif untuk menanamkan akhlak mulia, disiplin, tanggung jawab, empati, kesabaran, dan kejujuran. Misalnya, permainan kelompok yang melibatkan kerja sama dapat menumbuhkan sikap saling menghargai dan tolong-menolong, sementara permainan yang membutuhkan aturan dapat menanamkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.
Penyusunan monograf ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa banyak anak usia dini yang saat ini terpapar permainan yang bersifat sekadar hiburan tanpa menyertakan nilai pendidikan dan spiritual. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan kegiatan bermain dengan nilai-nilai Islami, sehingga anak dapat tumbuh secara seimbang, cerdas, dan berbudi pekerti luhur. Monograf ini disusun untuk memberikan panduan bagi pendidik, orang tua, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan Islam mengenai strategi, prinsip, dan praktik bermain edukatif Islami yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak